Sosok Nelson Mandela Sebagai Tokoh Perdamaian Dunia

Sosok Nelson Mandela Sebagai Tokoh Perdamaian Dunia

Sosok Nelson Mandela Sebagai Tokoh Perdamaian Afrika – Setelah mendengar nama Nelson Mandela pastinya kalian akan mengenal dan mengerti bahwa sangat banyak sekali hal hal yang diperjuangkan oleh tokoh ini bagi kulit hitam di seluruh Dunia termasuk Afrika.

Memang sosok tokoh yang sangat terkenal di dunia yang telah memerdekakan bangsa Afrika. Untuk itu mari kita simak kembali mengenai perjuangan dan juga perlawanan beliau terhadap Pemisahan Ras (apartheid) yang dialami di Negara Afrika Selatan.

Mengenal Sosok Nelson Mandela Sebagai Tokoh Perdamaian Dunia

Sosok Nelson Mandela Sebagai Tokoh Perdamaian Dunia

Pada masa kecilnya ini Mandela kecil merupakan seorang anak yang lahir dari kepala Desa di daerahnya dengan nama Nkosi Mphakamyimsa Gandla Mandela dan juga ibunya Nonqaphi Nosekeni yang sebelumnya tumbuh dengan perlindungan tetua dan juga membuatnya mencintai warisan Afrika.

Kemudian pendidikan terbaiknya pun dia jalani dengan mendapatkan gelar Bachelor of Arts di Universirty College Fort Hare. Namun dia tak pernah menyelesaikan pendidikannya dikarenakan bergabung dalam organisasi protes Mahasiswa di Daerahnya tersebut.

Dan ketika kembali ke Johannesburg, Afrika Selatan di tahun 1941 yang dimana menjadi awal dari kariernya di dunia politik. Dia awalnya bekerja sebagai petugas keamanan tambang dan juga agen tanah. Selanjutnya diceritakan bahwa dia sukses mendapatkan Gelar BA dari Kuliah di University of South Afrika dan kembali ke Fort Hare di tahun 1943.

Awal kariernya di dunia politik dia kemudian tergabung dalam partai ANC yang merupakan paftai Nasional yang bertujuan untuk melakukan perlawanan terhadap tindakan yang dilakukan oleh kolonial kulit putih terhadap ras kulit hitam di Afrika.

Sosok Nelson Mandela Sebagai Tokoh Perdamaian Dunia

Salah satu yang membuatnya sangat termotivasi adalah tujuan dari gerakan yang disetujui oleh Walter Sisulu yang merupakan ketua Partai ANC yang dimana membuat Mandela kemudian turut serta memberikan aksi protesnya ketika pidato di hadapan 10.000 orang. Namun selanjutnya Mandela pun ditangkap. Akan tetapi suasana untuk jumlah anggotanya semakin meningkat dari 20.000 menjadi 100.000 orang.

Dia pun dijerat hukuman penjara hampir 30 tahun lamanya.  Memang diketahui kondisi dan perlakukan di penjara juga sangat menyedihkan. Semua itu pun dia tulis dalam sebuah buku yang berjudul Long Walk to Freedom. Dan di tanggal 11 Feb 1990 Mandela dibebaskan dari penjara. Selang beberapa tahun kemudian pemilu Demokratis pertama dilakukan di Afrika Selatan yang kemudian menetapkan sosok Nelson Mandela sebagai Presiden Kulit Hitam Pertama di Afrika Selatan untuk periode 5 tahun lamanya (Mei 1994 – Juni  1999).

Salah satu hal yang terkenal dari Mandela sendiri adalah politik pemerintahannya yang menganut transisi dari politik Apartheid dan kemudian berubah menjadi berpihak pada Penduduk Kulit Hitam. Dan  berbagai hal positif pun dia terima yang kemudian memberikannya sebuah Hadiah Nobel Perdamaian di Tahun 1993 lalu.